Spesifikasi Drone Kamikaze FPV Rusia Pertama di Dunia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

loading...

Drone Kamikaze . DAILY

MOSCOW - Perang drone sekarang mewarnai beragam bentrok terbuka di dunia, membedakannya dengan perang-perang sebelumnya. Spesifikasi drone kamikaze FPV nan terkenal di perang Rusia Ukraina pun menarik diulas lantaran keunggulannya.

Baca Juga

5 Drone Buatan China Paling Terkenal, Mulai Drone Kamera hingga Drone Militer

Rusia telah menciptakan robot kamikaze berbasis darat pertama di dunia, berjulukan "Depesha" ("Dispatch"), nan dikendalikan menggunakan joystick dan helm FPV.

“Mesin tersebut dirancang untuk menyerang musuh manusia dan peralatan musuh, serta tembok pertahanan musuh,” ungkap jasa pers Perusahaan Negara Rostec.

Fitur terpenting dari mesin tersebut meliputi kekompakan, keahlian manuver, dan muatan.

Depesha mempunyai muatan 150 kilogram dan pesawat nirawak Buggy mempunyai 250 kilogram, menjadikannya asisten nan andal bagi tentara di garis depan.

Berbagai jenis robot dapat digunakan untuk menyerang musuh manusia, tembok seperti kotak pil, titik tembak nan dibentengi, dan tembok pertahanan.

Mereka juga dapat digunakan untuk mengatasi dan membersihkan penghalang pertahanan, seperti gigi naga, nan memungkinkan kendaraan lapis baja lewat. Selain itu, robot-robot ini dapat menebarkan ranjau darat.

Drone kamikaze FPV tak hanya mematikan, tapi juga menghadirkan metode baru berupa propaganda kemenangan lantaran menghadirkan rekaman video perincian penyerangan.

Drone ini sejatinya adalah drone sipil nan dimodifikasi sehingga harganya sangat murah, sekitar USD800. Daya jangkau drone ini mencapai 5 km, dengan keahlian membawa beban hingga 1 kg dan kecepatan terbang hingga 120 km/jam.

Drone “bunuh diri” kamikaze FPV mempunyai karakter unik keahlian menghadirkan First Person View namalain rekaman video serangan dari perspektif pandang ‘pilot’. Kehadiran kamera video ini membikin pilot leluasa mendapat visual dari lapangan, sehingga bisa menjamin kecermatan serangan.

Peran drone ini semakin dominan lantaran bisa dikendalikan dari jarak jauh, harganya murah, mempunyai kecermatan tinggi, daya rusak luar biasa serta, nan paling penting, menghadirkan materi kampanye, untuk merusak mental musuh dan menyampaikan pesan ke bumi tentang keberhasilan di medan perang.

(wbs)