X Bebaskan Pengguna Akses Konten Dewasa, Kominfo Segera Kirim Surat Peringatan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

loading...

Elon Musk mengizinkan pengguna platform X membagikan konten dewasa. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemilik X Elon Musk mengizinkan pengguna platform media sosial itu membagikan konten dewasa. Menanggapi perihal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang mengkajinya dan segera mengambil tindakan.

Seperti diketahui, platform X mengizinkan penggunanya membagikan dan mengakses konten dewasa andaikan memenuhi syarat. Namun, dikhawatirkan penggunanya membikin identitas diri tiruan sehingga pengguna di bawah umur bisa mengakses konten dewasa dengan bebas.

Wamenkominfo Nezar Patria mengatakan pihaknya sedang mempelajari perihal tersebut sebelum melakukan tindakan lebih jauh. Apabila terbukti melanggar patokan nan ada di Indonesia, maka bakal dilakukan tindakan sesuai dengan norma nan bertindak di Indonesia.

"Lagi kita pelajari lampau Dirjen Aptika sedang membahasnya. Kalau memang konten-konten negatif kaya pornografi segala macam, ya bakal diambil tindakan sesuai peraturan nan berlaku," kata Nezar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/6/2024).

Baca Juga

Penting, 2 Cara Blokir Konten Dewasa di YouTube

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan bakal memblokir platform nan dengan bebas menyebarkan pornografi. Nezar menjelaskan Kominfo sedang memandang platform mana nan berpotensi diblokir agar tak merusak generasi bangsa.

"Ya lagi kita timbang (mana nan diblokir platform alias kontennya aja) lantaran ada banyak konten-konten lain nan positif. Lagi kita timbang kelak kita bersurat ke X begitu mungkin unik untuk konten-konten nan masuk dalam konten negatif tidak di-posting alias tidak masuk dalam timeline di Indonesia," tuturnya.

Baca Juga

Selebritas Mulai Serius Cari Cuan di Platform Konten Dewasa

Sebagai informasi, pengguna nan mau membagikan konten dewasa kudu menandai kontennya sebagai NSFW (Not Safe For Work) agar disembunyikan secara default dan hanya bisa dilihat oleh pengguna nan memilih untuk melihatnya. Selain itu, pengguna juga kudu berumur minimal 18 tahun untuk dapat memandang konten NSFW.

Aturan ini bertindak untuk semua konten dewasa, baik nan dibuat oleh AI, fotografi, alias animasi. Aturan ini melarang konten nan mendorong eksploitasi, pemerkosaan, objektivitas, kekerasan alias pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, dan perilaku tidak senonoh.

(msf)