Axiata Group Berharap Merger dengan Smartfren Telecom Selesai Akhir 2024

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

loading...

Axiata Group menargetkan merger dengan Smartfren Telecom rampung sebelum 2025. Foto: XL Axiata

JAKARTA - Axiata Group Bhd berambisi merger antara anak perusahaan mereka di Indonesia, PT XL Axiata Tbk, dan PT Smartfren Telecom Tbk, anak perusahaan PT Sinar Mas, dapat selesai pada akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO Axiata Group Vivek Sood. Ia menyatakan optimisme berasas pengalaman sebelumnya. Meskipun proses merger biasanya memerlukan waktu bagi kedua belah pihak untuk “saling mengenal”.

Saat ini, kedua perusahaan sedang dalam tahap due diligence dan persiapan struktur organisasi.

Vivek mengungkapkan bahwa mereka nyaris mencapai kesepakatan akhir dan perincian lebih lanjut bakal segera diumumkan.

Axiata sendiri terus melakukan transformasi struktural di Indonesia dengan mempercepat XL Axiata menjadi perusahaan jasa terkonvergensi (ServeCo) dan Link Net menjadi perusahaan unik jaringan fiber optik (FibreCo). Mereka juga memanfaatkan sinergi antara kedua operasi tersebut.

Belum lama, Axiata juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Sinar Mas untuk menjajaki penggabungan XL Axiata dan Smartfren Telecom, membentuk entitas baru berjulukan MergeCo.

XL Axiata merupakan aset terbesar Axiata di Indonesia dan merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar ketiga di Indonesia dengan 58 juta pelanggan.

Merger nan diusulkan diharapkan dapat menciptakan penyedia jasa telekomunikasi lebih kuat di Indonesia dengan menggabungkan skala, kompetensi, keuangan, dan skill telekomunikasi Axiata dengan skala lokal dan pengetahuan pasar Sinar Mas.

Sementara itu, Axiata sendiri bakal berfokus pada penguatan portofolio, membuka nilai, dan memanfaatkan kesempatan baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan upaya berkepanjangan dan profitabilitas, dengan tujuan memberikan dividen berkepanjangan kepada pemegang saham.

Axiata telah menerapkan strateginya dengan serangkaian latihan perusahaan pada tahun finansial nan berhujung pada 31 Desember 2023 (FY2023) dan bersambung hingga FY2024.